Resiko Kanker Serviks Pada Perempuan Dengan HIV Positif
Resiko kanker serviks pada perempuan dengan HIV positif tidak berkurang dengan pemberian ART. Human Papiloma Virus (HPV) yang ditengarai sebagai prekursor munculnya kanker serviks tidak akan menurunkan aktifitasnya dengan pemberian ART.
Pada perempuan dengan HIV positif sangat perlu untuk dilakukan pemeriksaan pap-smear tahunan berkala yang rutin. Hal ini juga berlaku bagi perempuan dengan status HIV negatif. Asumsi bahwa terjadi penurunan kekebalan, dikhawatirkan akan meningkatkan resiko munculnya kanker serviks.
Pada sebuah penelitian di Amerika yang melakukan analisa pada sekitar hampir 14ribu ODHA perempuan, ditemukan bahwa hanya sekitar 23% saja yang rutin pap-smear. Saya pikir angkanya di Indonesia akan jauh lebih kecil.
Untuk itu saya pikir perlu dilakukan promosi rutin oleh petugas kesehatan mengenai kanker serviks pada ODHA, selain PMTCT dan safer sex practise.



August 15th, 2009 at 9:39 pm
Pap-smaer ya..baru nyadar klo wajib n kudu dilakukan rutin