Liquid Condom

Posted by: Bagus  :  Category: Boogiepedia, HIV/AIDS/STI, MoBloging

Saat ini sedang dikembangkan Liquid Condom, sebuah jelly yang secara fisik akan berfungsi menangkap ejakulat (cairan semen dan cairan sperma) serta mampu memberikan perlindungan bagi perempuan terhadap infeksi menular seksual, termasuk HIV.

Liquid Condom yang berbentuk jelly tersebut akan tetap berada dalam bentuknya sebagai jelly saat berada pada tingkat keasaman normal di vagina perempuan. Namun jelly tersebut, yang juga dapat berfungsi sebagai “kondom vagina” akan menangkap sperma dan cairan semen begitu bersentuhan dengan semen dengan tingkat keasaman yang cenderung alkalin. Selanjutnya setiap partikel yang berukuran lebih besar dari 50 nm juga akan langsung ditangkap. Partikel-partikel ini termasuk HIV, herpes dan HPV (human papiloma virus).

Ini berarti bahwa jelly tersebut dapat juga berfungsi sebagai alat perlindungan maupun kontrasepsi. Diharapkan kedepannya dapat menjadi salah satu alternatif pencegahan kehamilan dan pencegahan infeksi HIV bagi para perempuan di negara dunia ketiga dimana tingkat kesadaran pria untuk menggunakan kondom masih sangat rendah.

Profesor Patrick Kiser dari University of Utah di Salt Lake City beserta tim penelitinya mengatakan bahwa akan segera dilakukan uji klinis dalam jangka waktu tiga tahun ke depan. Uji terhadap jelly sementara ini hanya dilakukan di dalam laboratorium saja, dimana hasil penelitian tersebut juga telah dipublikasikan dalam media New Scientist. Dari uji laboratorum tersebut telah terbukti bahwa jelly tersebut bisa menangkap virus HIV yang telah diberikan pewarnaan dengan fluorescent.

Profesor Kiser juga menambahkan bahwa kedepannya akan ditambahkan obat-obatan anti HIV ke dalam jelly sehingga akan mampu membunuh virus HIV setelah ditangkap oleh jelly.

Sharing tulisan ini di :
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Tumblr
  • del.icio.us
  • LinkedIn
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Technorati
  • FriendFeed
  • Yahoo! Bookmarks
  • Digg
  • Print
  • email
  • PDF
  • RSS

Learning equals to searching

Posted by: Bagus  :  Category: Boogiepedia, MoBloging, Positive Mind

Ada hal-hal yang belum waktunya kita ketahui. Namun kita akan mengetahuinya suatu saat nanti. Sebagai contoh, dulu waktu masih kecil saya sangat bingung sekali dengan proses kehamilan. Apalagi nonton di drama-drama TVRI (jaman dulu belum ada TV swasta). Ada dua orang berdua-duaan kok kemudian jadi hamil. Padahal nggak ngapa-ngapain. Bingung kan? Masa cuman tukeran Sandal bisa bikin hamil. Makin aneh lagi.

Dulu ada drama suspense misteri di TVRI Jogja. Gayanya sok-sok ngikutin CSI (crime scene investigation yang ada di Starworld). Atau CSI ngikutin TVRI jogja ya. Diceritakan bahwa ada pembantu rumah tangga yang tiba-tiba mual-mual dan perutnya membesar. Kemudian ditanyakan, siapakah yang menghamili? Ini kuis loh,… Berhadiah utama sebuah televisi berwarna. Hadiah yang sangat happening pada jamannya. Jawabannya dikirimkan menggunakan kartu pos warna oranye yang ditempeli kupon kuis yang ada di tabloid Monitor. Dengan bergaya suspense, mini seri ini mencoba memberikan pengalaman seorang detektif kepada pemirsanya. Tetap saja saya bingung, kok hamil aja dijadikan kuis ya,..?

Setelah sekitar enam atau tujuh seri, akhirnya ketahuan bahwa ternyata pembantu itu bukan hamil. Tetapi sedang mengalami tumor abdomen yang tanda-tanda nya mirip banget sama kehamilan.

Akhirnya bertahun-tahun kemudian saya mengetahui proses terjadinya kehamilan. Bertahun-tahun kemudian saya juga akhirnya mengerti jenis tumor apa yang bisa mempunyai tanda-tanda seperti itu. Waktu itu memang tidak ada yang menjelaskan. Tapi akhirnya saya tahu juga. Bahkan lebih ilmiah pula.

Bottom line is :
Tetaplah tertarik untuk mempelajari sesuatu yang baru. Kalau kita tidak bisa memahaminya sekarang, insyaAllah kita akan mengetahuinya cepat atau lambat,..

Sharing tulisan ini di :
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Tumblr
  • del.icio.us
  • LinkedIn
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Technorati
  • FriendFeed
  • Yahoo! Bookmarks
  • Digg
  • Print
  • email
  • PDF
  • RSS